“Seorang paskibraka yang menangis karena film”
Dia memiliki sosok yang kuat, tegap, tegar mungkin hal ini juga terpengaruh dari pekerjaan dia sebagai paskibraka. Namun dibalik sosoknya yang demikian dia tetap memiliki sikap yang humoris. Ada sebuah cerita yang saya dapatkan dari sebuah mimpi yang baru saja saya alami. Di dalam mimpi tersebut bergini ceritanya..
Ketika kita sedang belajar fisika, tiba-tiba dia hanya diam dan termenung, teman sebangkunya heran akan tingkahnya, begitupun juga dengan bu amel dan teman-teman yang lain. Stelah itu dia dibawa ke depan kelas untuk menceritakan apa yang terjadi, tetapi ia terus saja terdiam sambil menunduk,. Lambat laun ia terduduk simpuh dihadapan teman-teman yang mengerumininya. Tangannya menyangga diatas meja dan kakinya menyangga diatas lantai. Setelah itu, butiran-butiran air mata menetes dari matanya satu persatu, hal ini membuat hati ikut bersedih akan apa yang terjadi pada dirinya. Bu amel terus bertanya kepadanya, namun ia tidak menjawab dan terus menangis, menangis dan menangis. Ketika ia menangis aku tidak melihat sifat lemah dan cengeng terdapat dalam dirinya, malah membuat aku ikut sedih. Ia terus menangis menangis menangis. Teman-teman dan bu amel terus memintanya untuk bercerita, selain itu mereka juga meminta untuk bersabar. Butiran-butiran air mata terus menetes dari matanya dan diiringi isak tangis.
Setelah sekian lama ia pun bercerita kepada teman sebangku tentang apa yang membuatnya menangis. Ternyata menurut berita dari temannya ia hanya terharu akan film yang ia tonton, namun karena kami tidak mengerti tentang apa yang temannya ceritakan, maka ia pun menceritakan filmnya oleh ia sendiri. Ia menceritakan bahwa film tersebut menceritakan tentang seorang preman wanita yang hidup untuk menghidupi keluarganya.
Alasannya menurutku ‘konyol’ sekali. Namun citra cengeng tidak tersirat dalam dirinya, menurutku akan mimpi ini ia menjadi sosok yang murah hati, penolong pokonya jadi baik keorang dlam mempunyai perasaan seperti seorang wanita walaupun terselimuti oleh badannya yang tegap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar