Mata terbungkam dalam kegelapan
Tak ada setitik cahaya bersinar
Hitam dan kelam selalu menyertai
Tak siang dalam hari yang dilalui
Mentari pun tak pernah terlihat
Bahkan langit yang biru
Tak pernah tersirat dalam pandangan
Kini melodi ketukan kaki coba dilangkahkan
Walau irama lantunannya tak terarahkan
Namun satu yang tertanam dalam jiwa
Ada tangan yang menuntun
Membawa kaki menuju mata yang bersinar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar